Tumor and Cancer Treatment

healthy articles and hot news, etc

Efek Kemoterapi May 7, 2009

Filed under: Artikel Kanker - Cancer Articles — tumore @ 4:18 am

Kemoterapi Lebih Membawa Kerugian Dibandingkan Kesembuhan

May 7, 2009

Dari suatu studi, para dokter telah dihimbau untuk supaya lebih berhati-hati dalam menawarkan perawatan kanker ke pasien yang sedang sekarat karena kemoterapi lebih sering membawa dampak yang membahayakan dibandingkan dampak kesembuhan.

National Confidential Enquiry into Patient Outcome and Death (NCEPOD) menemukan bahwa lebih dari 4 dari 10 pasien yang menerima kemoterapi sampai akhir hidupnya telah menderita efek samping yang fatal dari kemoterapi dan perawatan ini dinilai “tidak tepat”.

Dalam suatu studi yang meneliti lebih dari 600 pasien kanker yang meninggal dalam waktu 30 hari selama menerima kemoterapi, diduga bahwa kemoterapilah yang menyebabkan dan mempercepat kematian dari 27% kasus yang ada.

Hanya 35% dari semua kasus ini dinilai baik oleh “dokter penganjur”-nya, dengan 49% mangalami perbaikan dan hanya 8% yang mendapatkan perawatan yang memuaskan.

Dalam paradigma medis konvensional, kemoterapi merupakan perawatan standar untuk kanker. Pasien membayar jutaan rupiah per bulannya untuk kemoterapi dengan harapan mereka akan sembuh dari kanker.

Namun, perawatan yang “mahal” ini adalah pengobatan yang sangat toksik atau beracun, memperpendek usia pasien menjadi hanya beberapa bulan saja, atau lebih buruk lagi, kurang dari itu dan membuat kanker makin mengganas.

Kerugian fatal dari kemoterapi adalah ia menghancurkan sel-sel sehat diseluruh tubuh pasien bersamaan dengan sel kanker. Sel-sel sehat yang dihancurkan adalah sel yang berada di:

• Sumsum tulang, yang berfungsi memproduksi darah.
• Sistem pencernaan.
• Sistem reproduksi.
• Kantung rambut.

Dalam studi yang dilakukan oleh NCEPOD yang meneliti lebih dari 600 pasien kanker yang meninggal dalam waktu 30 hari selama menerima kemoterapi, diduga bahwa kemoterapilah yang menyebabkan serta mempercepat kematian dari 27% kasus yang ada.

“Mayoritas pasien kanker di Negara ini (Amerika) meninggal karena kemoterapi, yang tidak bisa menyembuhkan kanker payudara, usus, ataupun kanker paru-paru. Hal ini telah terdokumentasikan selama lebih dari satu decade, namun demikian para dokter tetap saja memakai kemoterapi ubtuk melawan tumor-tumor ini,” ujar Dr. Allen Levin, MD, pengarang buku The Healing of Cancer.

Berdasarkan suatu studi yang dipublikasikan dalam jurnal Clinical Oncology edisi December 2004, disamping kemoterapi merupakan standar “emas” perawatan di dunia medis konvensional, dalam kurun waktu 5 tahun, ia hanya memiliki tingkat keberhasilan orang yang selamat  sangat sedikit, yaitu 2% dari SEMUA KANKER.

Jika Anda atau seseorang yang Anda kasihi telah terdiagnosa kanker, saya sarankan supaya Anda berinisiatif melakukan pencarian kesembuhan di luar medis konvensional dan mendidik diri sendiri dengan pengetahuan kesehatan, melengkapi Anda dengan kebijaksanaan untuk mengambil keputuan yang tepat untuk melawan kanker. Jangan memiliki kepercayaan seratus persen kepada dokter Anda karena keputusan seperti ini sangat-sangat penting untuk diserahkan begitu saja ke tangan seorang dokter konvensional.  

source : compiled by cancerhelps.com

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s